Kuliah Hari Pertama dan Momok Huruf Awal Nama

By On Sunday, September 18th, 2011 Categories : Serba-Serbi

Kembali lagi posting nggak penting. Tidak penting bagi orang namun penting bagi saya. Kenapa? karena ini adalah bagian dari sejarah hidup saya. heheh… 

Perkuliahan hari pertama yang sudah ditunggu-tunggu dengan perasaan campur aduk akhirnya tiba juga. Perasaan deg-degan karena takut oon-ku keliatan semua, dan senang karena bisa belajar lagi setelah lama vakum vakum tidak belajar
Kalau ditanya apa perasaan waktu kali pertama kuliah? Maka saya jawab “Luar Binasa!”. Luar binasa karena langsung dikasih tugas kelompok untuk presentasi minggu depan. Parahnya lagi daftar hadir yang saya buat diurutkan berdasarkan alphabet. Praktis nama saya berada di urutan paling atas No. 1. Jadi kalau pembentukan kelompok berdasarkan daftar hadir, tentu saja saya akan berada di kelompok pertama. Yah, ini pasti selalu menjadi momok setiap mahasiswa/siswa. Berharap dia berada dikelompok dengan urutan yang sedang-sedang saja.
Mmmm.. kalau saya sendiri sepertinya fun-fun saja. Masing-masing ada untung dan ruginya. Kalau menjadi presenter pertama sukur, pertengahan sukur, paling belakang mungkin juga sukur.
Nah kalau menurut saya, berikut beberapa keuntungan dan kerugian menjadi presenter pertama dan terakhir:
PRESENTER PERTAMA:
Keuntungan menjadi presenter pertama:
1. Tidak terbebani oleh kesempurnaan presenter lain.
2. Kita bisa menjadi pencetus gaya presentasi bagi yang lain.
3. Kalau kita punya kekurangan dalam presentasi, maka Dosen mungkin saja akan excuse, karena wajar salah karena mereka adalah yang pertama. Berbeda apabila kita adalah kelompok terakhir, maka pasti kita akan dituntut menjadi yang paling sempurna.

Kerugian menjadi persenter pertama:
1. Hal yang paling rugi bagi presenter pertama adalah tidak bisa mengambil pelajaran dari presenter-presenter lain.
2. Tidak menutup kemungkinan ada Dosen yang tidak peduli apakah kamu presenter pertama ataupun terakhir, pokoknya harus sempurna. Iya sih, karena sudah S2…
PRESENTER TERAKHIR:
Keuntungan menjadi presenter terakhir:
– Yang paling penting adalah kita bisa mengambil pelajaran dari presenter-presenter sebelumnya.
Kerugian menjadi presenter terakhir:
1. Dituntut lebih sempurna dari presenter-presenter sebelumnya. Bahkan punya tanggung jawab menjadi presenter paling sempurna.
2. Kadang merasa bosan karena terlalu lama menunggu giliran. Bahkan gilirannya bisa menunggu sampe berbulan-bulan.
3. Bagi yang punya penyakit nervous akut, maka beban perasaan nervous ini akan terasa lebih berat dan berkepanjangan.
4. Tidak jarang ada Dosen yang no excuse bagi presenter terakhir. Karena “Masa sih sudah melihat kesalahan-kesalahan temanmu kamu masih saja salah??” *dosen marah dengan nada tinggi sambil melotot…  
Hehehe… Itulah keutungan dan kerugian menurut saja. Mungkin ada tambahan dari sobat-sobat? silakan tambah sendiri.. 🙂

Sekian dulu catatan harian sekedarnya ini. Ini bukan tulisan, tapi cuma sebuah catatan dgn bahasa ngasal…

Kuliah Hari Pertama dan Momok Huruf Awal Nama | Si Boy | 4.5
Leave a Reply