Fakta Dan Kronologis Kematian Wayan Mirna Salihin

By On Tuesday, January 26th, 2016 Categories : Serba-Serbi
Catatan si Boy – Seperti
apa sosok Wayan Mirna Salihin yang membuat seseorang tega merenggut
nyawanya? dan apa sebenarnya penyebab kematian Wayan Mirna Salihin?
Berikut 11 Fakta dan kronologis penyebab kematian Wayan Mirna Salihin kematian sosok cantik tersebut:

1. Wayan Mirna Meninggal Karena Racun Sianida.

Berdasarkan
pra-rekonstruksi, ditemukan beberapa keganjilan yang kuat dugaan Wayan
Mirna meninggal karena diracun. Diduga racun tersebut adalah jenis Racun
Sianida, racun sianida adalah jenis racun yang cepat dan dapat
mengakibatkan kematian dalam jangka waktu beberapa menit. Racun sianida
akan menyebar cepat dalam tubuh. Banyak yang tidak dapat tertolong
karena racun ini.

Sebelumnya
Mirna tewas usai menenggak kopi yang dipesan Siska di kafe itu pada hari
Rabu tanggal 6 Januari 2016. ‎Kemudian hasil autopsi dokter Forensik
menemukan ada kerusakan di lambung akibat zat korosif. ‎Polisi melakukan
penyelidikan dan kini tengah menunggu hasil autopsi organ hati,
lambung, dan empedu korban. Selain itu polisi juga menunggu hasil
analisa kopi dari Puslabfor yang diminum Mirna.‎

2. Pemesan Kopi Yang Diminum oleh Mirna adalah Siska.

Kronologis kematian Wayan Mirna Salihin
saat itu ia mendatangi  Restoran Olivier, West Mall, Grand Indonesia,
Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu 6 Januari 2016 sekitar pukul 17.00 WIB,
dan meninggal dunia usai minum es kopi Vietnamens yang dipesan oleh
rekannya bernama Fransiska sekitar 40 menit sebelum Mirna datang bersama
satu rekannya lagi yaitu Hanny. 

3. Saat Peristiwa Itu Terjadi Suami Wayan Mirna Juga Berada di Mall Grand Indonesia.

Saat peristiwa itu terjadi suami Wayan Mirna juga berada di tempat yang sama, dan sedang berbelanja di lantai atas. 

4.  Sebelum Meninggal, Hanny  “rekan Mirna” Mengaku Sempat  Menelefon Suami Korban.

Sebelum
Meninggal saat di Klinik Damayanti yang berada di dalam mall Grand
Indonesia, Hanny sempat telefon suami Mirna. Hanny mengaku sempat
menelefon suami korban setelah Mirna mengalami muntah dan kejang-kejang
usai minum kopi di Kafe Olivier, Grand Indonesia, Jakarta Pusat, untuk
memberi kabar dengan nada panik.  Segera suami Mirna yang saat itu
berada di lantai atas turun dan membawa Mirna ke Rumah Sakit Abdi Waluyo
untuk mendapatkan bantuan medis. 

5. Tidak Adanya Riwayat Penyakit Apapun Yang Diderita Mirna.

Saat ditanya
tentang adanya riwayat penyakit oleh Dokter, terbukti suami korban
mengatakan ini pertama kalinya almarhumah mengalami kejang-kejang.
Rekannya pun menanggapi, setelah meminum kopi pahit dan bau, Mirna
pingsan, rekannya menilai  Mirna tidak mempunyai tanda-tanda penyakit
stroke, ayan, ataupun jantung, dengan denyut nadi normal 80 kali
permenit dan pernafasan 16 kali permenit.

6. Suami Mirna Lebih Memilih Tidak Berkomentar Menyikapi Kasus ini. Apa alasanya?

Sementara itu suami Mirna,
Arief Soemarko belum mau komentar soal penyebab kematian istrinya. Dia
masih menunggu keterangan resmi dari kepolisian, terutama mengenai hasil
laboratorium. Ditemui di rumah duka di RS Dharmais, Jakarta Barat.
Arief sempat menanyakan apa saja keterangan yang sudah disampaikan
polisi. Setelah dijelaskan, dia tak mau berkomentar lebih jauh karena
takut banyak pihak yang dirugikan, dan lebih memilih untuk menunggu
keputusan dari pihak kepolisian.

7. Kesaksian Rekan Wayan Mirna.

Fakta mngenai
pemesan kopi adalah salah seorang rekan korban, polisi tidak akan
melakukan pemeriksaan dengan modal isu yang beredar, karena polisi
memakai asas praduga bersalah, dengan begitu semua harus dicurigai.
Polisi akan periksa semua saksi yang berada di lokasi pada saat Mirna
tewas.
Dari hasil
interograsi oleh Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya,
Komisaris Besar Khrisna Murti, di Jakarta, Minggu tanggal 10 Januari
2016, kepada para saksi dan rekaman CCTV diketahui Mirna tidak memesan
kopi tersebut, namun dipesankan oleh salah satu rekannya. Dalam rekaman
CCTV tersebut juga terlihat bahwa sudah ada tiga gelas es kopi yang
disiapkan di atas meja nomor 54. Sesaat setelah kejadian, kopi-kopi
tersebut langsung diamankan petugas cafe terkait Kasus Wayan Mirna. Dari
dua rekannya, baru satu orang teman korban yaitu Hanny yang diperiksa
pihak kepolisian. Sementara satu rekannya yang lain sudah dilayangkan
surat panggilan untuk Senin 11 Januari 2016.
Namun yang
bersangkutan (rekan yang memesan kopi) menolak untuk diperiksa. Seperti
disampaikan Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Krishna Murti. Tidak
dijelaskan mengapa ia menolak untuk diperiksa. Nama teman Mirna
tersebut adalah Siska. Siska disebut-sebut polisi adalah orang yang
pertama kali datang ke kafe dan memesankan minuman berupa es kopi
Vietnamese untuk Mirna yang datang belakangan. Namun, kabar mengenai
dugaan keterlibatan buru-buru dibantah pihak keluarga Siska. 

8. Sosok Siska Yang Masih Misterius.

Untuk diketahui
Siska merupakan orang yang pertama kali datang ke kafe dan memesankan
minuman berupa es kopi Vietnam untuk Mirna. Sosok Siska pun hingga kini
masih misterius, tidak banyak informasi yang didapat. Di akun
Facebooknya, Siska melakukan proteksi sehingga tidak banyak keterangan
yang diperoleh.

9. Entah Ini Masih Isu atau Fakta Tentang Konsumsi Obat Kurus Yang Dilakukan Wayan Mirna Sebelum Meminum Kopi Hingga Meninggal.

Ada kabar,
Mirna mengkonsumsi obat pelangsing sebelum minum kopi. Namun kabar ini
belum terverifikasi. Polisi masih melakukan penelusuran lewat uji
laboratorium.  Satu-satunya yang bisa menjawab hanya autopsi. Jauh
sebelumnya, juga ada sebuah akun path bernama Siska yang menyebutkan
Mirna mengkonsumsi obat pelangsing sebelum meminum kopi. Kopi yang
tercampur obat diet dapat mengakibatkan serangan jantung. Kematian
mendadak seperti ini mayoritas terjadi karena gangguan jantung.
‎Apalagi, korban disebut sempat mengalami kejang-kejang sebelum
meninggal. Itu salah satu ciri gangguan pada jantung. Kepastiannya tetap
ada di hasil autopsi dan analisa Pusat Laboratorium Forensik Mabes
Polri. 

10. Dermawan Salihin Ayah Korban Mulanya Menolak Putrinya Diautopsi.

Pada awalnya,
Dermawan mengaku menolak otopsi terhadap putrinya karena alasan tidak
tega. Sebab, bagian tubuh putrinya akan dibedah. Dermawan pun
menyerahkan penyidikan kasus ini sepenuhnya kepada para penegak hukum.
Agar motif dari pembunuhan akan terungkap. Beliau juga berharap agar
kasus kematian anaknya bisa menemui titik terang. Sosok Mirna dikenal
ayah sebagai sosok yang keras, namun menjadi penurut usai menikah dengan
Arief Soemarko beberapa bulan lalu di Bali, selain itu keluarga tak
kenal dengan sosok Siska, yang saat itu memesankan kopi untuk putrinya.

11. Kabar Meninggalnya Mirna Membuat Heboh Media Sosial.

Dapat
dipastikan pelaku tidak akan semeja serta satu lokasi dengan Wayan
Mirna.“Sebab pembunuh dengan racun sianida menandakan pelaku ingin efek
mematikan berlangsung cepat, sehingga kecil peluang korban diselamatkan.
Karenanya pelaku pasti tidak ingin berada di lokasi saat korban
menderita lalu tewas,” ungkap Reza, Senin 11 Januari 2016 malam. Lantas,
sekarang tinggal polisi membongkar siapa pembunuh Mirna dan apa motif
pembunuhannya.

Itulah 11 fakta dan kronologi meninggalnya sosok cantik Wayan Mirna Salihin,
yang masih belum terungkap siapa tersangka dibalik meninggalnya Wayan
Mirna Salihin. Jangan pernah terkecoh dengan berita yang hanya akan
menjadi pengalihan berita semata untuk menutupi siapa tersangka
sebenarnya. 

Semoga pelaku segera tertangkap dan mendapat hukuman yang setimpal.

 http://solosoloku.blogspot.co.id

Fakta Dan Kronologis Kematian Wayan Mirna Salihin | Si Boy | 4.5
Leave a Reply