12 Provinsi yang Dilintasi Gerhana Matahari Total 2016

By On Friday, February 26th, 2016 Categories : Serba-Serbi
Daerah Dilintasi Gerhana Matahari Total
Jalur Gerhana Matahari Total 9 Maret 2016
Catatan si Boy – Semua orang tertuju dan tidak sabar menyaksikan fenomena alam yang sangat jarang terjadi ini, gerhana matahari total. Peneliti, masyarakat, turis, dan
pemerintah mulai bersiap menyambut gerhana matahari total, 9 Maret 2016.
Gerhana matahari adalah fenomena langka yang jadi buruan manusia sejak
dulu. Kali ini istimewa karena wilayah daratan yang dilalui gerhana
total hanya Indonesia.
Jalur totalitas gerhana membentang dari
Samudra India hingga utara Kepulauan Hawaii, Amerika Serikat. Jalur
gerhana itu selebar 155-160 kilometer dan terentang sejauh 1.200-1.300
kilometer, yang kali ini melintasi 12 provinsi di Indonesia.

Provinsi-provinsi
itu adalah Sumatera Barat, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, dan
Bangka Belitung. Selain itu, semua provinsi di Kalimantan (kecuali
Kalimantan Utara), Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, dan Maluku Utara
juga dilintasi
. Namun, tidak semua daerah di provinsi itu dilintasi
jalur totalitas gerhana.

“Lama gerhana matahari total (GMT) di
Indonesia 1,5-3 menit,” kata Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa
Nasional (Lapan) Thomas Djamaluddin, di Jakarta, Jumat (15/1).

Di
pusat jalur gerhana, gerhana total terpendek terjadi di Seai, Pulau
Pagai Selatan, Sumatera Barat, selama 1 menit 54 detik dan terpanjang di
Maba, Halmahera Timur, Maluku Utara, selama 3 menit 17 detik.

Totalitas gerhana terlama terjadi di satu titik di atas Samudra Pasifik di utara Papua Niugini selama 4 menit 9 detik.

Pada
Rabu, 9 Maret 2016, gerhana terjadi pagi hari bersamaan dengan perayaan
hari raya Nyepi. Di wilayah Indonesia barat, gerhana mulai pukul 06.20
WIB, sedangkan di Indonesia tengah dan timur pukul 07.25 Wita dan 08.35
WIT. Fase GMT rata-rata terjadi satu jam kemudian.

Selama GMT,
piringan Matahari tertutup penuh oleh piringan Bulan dan hanya
menyisakan cahaya korona atau bagian atas atmosfer Matahari. “Hari yang
terang akan berubah seperti senja untuk sesaat,” kata Thomas.

Di
luar daerah yang dilintasi jalur totalitas gerhana akan mengalami
gerhana matahari sebagian (GMS). Daerah yang mengalami GMS akan melihat
Matahari berbentuk sabit. “Seluruh wilayah Indonesia, di luar yang
mengalami GMT, akan mengalami GMS,” lanjutnya.

Peneliti menyebar
Fenomena
alam langka itu diburu peneliti dan wisatawan. Data sementara, peneliti
Lapan serta Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional AS (NASA) akan
mengamati GMT di Maba. Tim Lapan juga akan mengamati di Ternate, Maluku
Utara.

Tim Program Studi Astronomi ITB dan Observatorium Bosscha
ITB tersebar di sejumlah wilayah. Sejumlah peneliti yang tergabung dalam
Universe Awareness (Unawe) Indonesia akan melihat GMT di Poso, Sulawesi
Tengah. Sebagian lagi akan meneliti di Tanah Grogot, Kalimantan Timur,
dan Belitung, Bangka Belitung.

Adapun peneliti Badan Meteorologi
Klimatologi dan Geofisika (BMKG), peneliti Korea Selatan, dan Himpunan
Astronomi Amatir Jakarta mengamati gerhana di Palu, Sulteng, dan
sekitarnya. Jumlah peneliti asing bisa bertambah mengingat sebagian
masih mengajukan izin penelitian.

“Tim BMKG akan meneliti variasi
medan magnet Bumi dan anomali gravitasi Bumi selama gerhana,” ujar
Kepala Pusat Seismologi Teknik Geofisika Potensial dan Tanda Waktu BMKG
Jaya Murjaya dalam peluncuran Hitung Mundur GMT 2016, Kamis (14/1).

Kepala
Observatorium Bosscha ITB Mahasena Putra mengatakan, sejumlah peneliti
yang tersebar di beberapa daerah itu berencana menyiarkan langsung GMT
melalui fasilitas live streaming sehingga totalitas gerhana tetap bisa
dinikmati masyarakat di daerah lain.

Selain kegiatan ilmiah,
peneliti, komunikator astronomi, dan astronom amatir itu juga akan
mengadakan berbagai kegiatan edukasi publik, mengajak menikmati GMT
dengan aman. Lalu, menjadikannya sebagai peristiwa budaya yang
menyenangkan.

“GMT adalah fenomena alam yang istimewa, belum tentu
anak cucu kita akan mengalaminya,” kata Premana W Premadi dari Unawe
Indonesia.

Pemerintah daerah pun bersiap. Menurut Deputi Bidang
Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata Esthy
Reko Astuti, berbagai kegiatan pendukung menjelang hingga sesudah
gerhana disiapkan.

(MZW/Sumber: Harian Kompas)
12 Provinsi yang Dilintasi Gerhana Matahari Total 2016 | Si Boy | 4.5
Leave a Reply