Cara Artis dan Produser Hapuskan Pembajakan Mulai 11 Februari 2016

By On Thursday, February 4th, 2016 Categories : Serba-Serbi
Catatan si Boy – Pembajakan memang sudah menjadi ‘penyakit’ di Indonesia. Banyak karya-karya anak bangsa yang menjadi tidak berharga karena ulah para pembajak ini. Karya yang harusnya berharga mahalpun menjadi murah dan diobral oleh para pembajak, dan praktis para karya karya original menjadi tidak laku dan para musisi pun tidak mendapatkan apa-apa. Ini jelas akan menghambat perkembangan musik Indonesia.
Untuk itu, segala cara dicoba untuk dilakukan untuk menghapus pembajakan tersebut. Salah satunya adalah dengan menujal kepingan CD original dengan harga murah. Yakni dengan harga Rp. 5000 saja. Ini akan menjadi kerjasama antara para musisi dan para produser.
Seperti yang diberitakan berikut ini oleh okezone.com:
Produser dan artis pendukung penghapusan pembajakan (Foto: Raynaldi/Okezone)
Produser dan artis pendukung penghapusan pembajakan (Foto: Raynaldi/Okezone)
JAKARTA – Maraknya pembajakan terhadap karya lagu
membuat beberapa musisi dan produser serta label rekaman kelimpungan.
Sebagai pelaku seni, mereka sangat dirugikan atas apa yang sudah mereka
perjuangkan baik materil maupun inmateril.
Hal itu lah yang
membuat sejumlah musisi dan perusahaan-perusahaan rekaman yang tergabung
dalam ASIRI (Asosiasi Industri Rekaman Indonesia) dan Gaperindo
(Gabungan perusahaan rekaman Indonesia) memutuskan untuk meluncurkan VCD
Karaoke Super Ekonomis demi memutus mata rantai pembajakan di
Indonesia.
VCD Karaoke Super Ekonomis yang dibanderol dengan
harga Rp5000 per kepingnya. Produk-produk tersebut juga dilengkapi
dengan hologram original khusus yang dikeluarkan oleh ASIRI dan
Gaperindo.
Dengan kesepakatan ASIRI dan Gaperindo dengan PIMRI
(Perkumpulan Industri Media Replika Indonesia) kini salah satu pusat
penjualan produk-produk musik bajakan, yakni Glodok dipastikan menjual
produk original.
“Per tanggal 11 Februari pembajakan tidak ada
dipasaran. Sebagai bentuk keseriusan dari hal itu, kami dari PIMRI,
Gaperindo dan ASIRI akan menempatkan satgas (satuan petugas di Glodok
ini. Kita harus menghargai para artis dan pelaku industri musik,” saat
ditemui di peluncuran VCD Karaoke Super Ekonomis di Pinangsia Plaza,
Glodok, Jakarta Barat, Rabu 3 Februari 2016.
“Hari ini tercatat
dalam sejarah musik Indonesia CD dan berbagai karya original akan
dirilis secara ekonomis. 10 tahun lebih bajakan berada di kawasan ini
(Glodok). Pertanggal 11 dipastikan barang-barang bajakan akan hilang
dari produksi semoga bisa berjalan,” timpal pengamaf musik, Bens Leo.
Dalam
acara itu, sejumlah penyanyi dangdut naungan Nagaswara pun ikut
menyambut baik peluncuran VCD tersebut. Salah satunya adalah pedangdut
Fitri Karlina yang mengapresiasi kabak baik itu.
“Jangan lagi ada
pembajakan karena itu adalah tindak kejahatan. Mudah-mudahan habis ini
tidak ada pembajakan lagi. Agar penampilan kita di VCD video clipnya
lebih di apresiasi dan pengawasannya diperketat lagi takutnya ada lagi
pembajakan,” tukas Fitri.
Selain Fitri Karlina terdapat pula
sederet penyanyi dangdut yang memeriahkan dan melantunkan lagu hits
mereka. Diantaranya adalah Siti Badriah, Baby Sexyola, Regina Andriane,
Selvi Kitty, Neng Oshin, dan artis Nagaswara lainnya.
Cara Artis dan Produser Hapuskan Pembajakan Mulai 11 Februari 2016 | Si Boy | 4.5
Leave a Reply