Garuda Indonesia: Siapapun yang Telat, Mau Menteri Sekalipun, Kami Tinggal!

By On Friday, February 26th, 2016 Categories : Serba-Serbi
Catatan si Boy – Garuda Indonesia: Siapapun yang Telat, Mau Menteri Sekalipun, Kami Tinggal! Mantap Garuda Indonesia. Ini yang namanya profesional. Konsisten dengan aturan yang telah dibuat.
Menteri Marwan yang Tertinggal Pesawat

Ini Klarifikasi Garuda soal Menteri Marwan yang Tertinggal Pesawat 

Diberitakan oleh kompas.com bahwa Juru bicara
Garuda Indonesia Benny S Butarbutar menyayangkan keluhan yang
disampaikan Menteri Pembangunan Desa dan Daerah Tertinggal Marwan Jafar
pada Rabu (24/2/2016).

“Saya menyayangkan Pak Menteri
mengeluhkan soal Garuda Indonesia ini di depan forum waktu ada acara di
UGM. Bahkan, Pak Menteri juga bilang, Garuda merugi terus. Padahal,
rombongan VIP memang ketinggalan pada penerbangan tersebut, bukan karena
pelayanan maskapai,” kata Benny kepada Kompas.com, Kamis (25/2/2016).

Marwan sebelumnya mengeluhkan kinerja Garuda yang dinilai bobrok dan jauh dari memuaskan.

Keluhan itu disampaikan Marwan menyusul delay yang ia alami ketika hendak terbang ke Yogyakarta menggunakan maskapai itu.

Menurut
Benny, saat itu, rombongan VIP Marwan tak terlihat hingga panggilan
terakhir disampaikan di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta pada pukul
08.05 WIB.

Adapun pesawat yang akan ditumpangi Marwan adalah GA 204 rute Jakarta-Yogyakarta.

Benny
mengatakan, sesuai dengan data pembukuan dan informasi penumpang VIP
yang terdaftar pada GA 204 kemarin, hingga pukul 08.00 WIB, tidak
diketahui posisi penumpang VIP yang dimaksud.

Padahal, pada pukul 08.00 WIB itu, petugas harus melakukan boarding gate dan mengecek kembali di area Check In Counter Premium hingga area check in di Terminal 2F.

Setelah
dicek, belum juga ada informasi soal keberadaan rombongan VIP tersebut.
Sementara itu, menurut Benny, penumpang yang lain sudah berada di dalam
pesawat sehingga harus segera diterbangkan.

Sebagai gantinya,
rombongan VIP yang ketinggalan pesawat difasilitasi untuk naik pesawat
berikutnya, yakni GA 206, dengan jadwal terbang pukul 10.05 WIB.

Namun, pesawat itu mengalami gangguan teknis di bagian pintu depan sehingga perlu diperbaiki terlebih dahulu.

Perbaikan memakan waktu cukup lama sehingga maskapai memutuskan untuk mengganti pesawat dengan menggunakan registrasi PKGFO.

Proses penggantian pesawat berjalan sekitar satu jam. Penumpang pun baru dapat terbang pukul 11.05 WIB.
Terkait dengan keterlambatan penerbangan GA 206, pihak Garuda Indonesia meminta maaf atas gangguan teknis yang mereka alami.

Kemudian, terkait kerugian Garuda yang disinggung Marwan, Benny mengatakan bahwa pihaknya berhasil meraih rebound dengan laba bersih 77,9 juta dollar AS atau setara dengan Rp 1 triliun lebih.

Penulis : Andri Donnal Putera
Editor : Icha Rastika
Garuda Indonesia: Siapapun yang Telat, Mau Menteri Sekalipun, Kami Tinggal! | Si Boy | 4.5
Leave a Reply