Ahok! Kemana Uang 400 M untuk Beli RS Sumber Waras?

By On Tuesday, April 26th, 2016 Categories : Serba-Serbi
Catatan si BoyKasus Ahok terkait skandal Sumber Waras semakin terbuka lebar. Banyak yang bertanya ke mana uang 400 M dalam proses pembelian Sumber Waras. Sedangkan Kartini Ketua Yayasan Kesehatan Sumber Waras hanya memberitahukan bahwa dia hanya menerima 355 M. Wow, 50% lebih raib kemana ya? Semua orang bertanya-tanya apakah Ahok benar-benar ‘sebersih’ seperti yang orang kira? terutama para ahokers. Sudah saatnya objectif dalam menilai.
RS Sumber Waras
Dari Sumber: teropongsenayan.com: 
Satu persatu kejanggalan skandal dugaan korupsi RS Sumber Waras terbuka satu-persatu.
Belakangan, diketahui jika Ketua Yayasan Kesehatan Sumber Waras
Kartini Muljadi hanya menerima uang pembayaran sebesar Rp 355 Milyar
dari Pemprov DKI Jakarta.
Bahkan, Kartini Muljadi juga dikabarkan siap mengembalikan uang hasil
penjualan RS Sumber Waras itu. Toh uang yang diterima tak sampai
separuh, sementara dia harus ‘berbohong’, seolah olah telah menerima
bayaran Rp 755 Milyar. ‎
Lantas kemana larinya sisa uang Rp 400 Milyar, dari jumlah total Rp
755 Milyar yang dikelua‎rkan Pemprov DKI untuk membeli lahan RS Sumber
Waras?

Baca juga Bersitegang dengan Ahok, Wali Kota Jakarta Utara Mengundurkan Diri

Padahal, berdasarkan kwitansi yang berhasil didapatkan
TeropongSenayan, ‎kwitansi pembayaran yang tertera dalam surat pencairan
cek Pemprov DKI ke Yayasan Kesehatan Sumber Waras, ditanda tangani oleh
Dinas Kesehatan Pemprov DKI Dien Emawati dan bendahara DKI itu
dilakukan sebanyak dua kali.
Dua cek tersebut masing-masing cek ber-nomor CK: 493388 dieksekusi
pada tanggal (31/12/2014) sebesar RP 37.784.477.500 Miliar, dan satu cek
lagi dengan Nomor CK : 493387 pada tanggal (31/12/2014) sebesar RP
717.905.072.500 Miliar.
Dalam salah satu poin disebutkan jika pihak Yayasan Sumber Waras
telah menerima uang pembelian tanah seluas 36.410 meter persegi, sebesar
Rp. 755.689.550.000, dan cara pembayarannya atas permintaan Kartini
agar ditransfer ke rekening 111-11-07533-5 atas nama pemilik Yayasan RS,
Sumber Waras.
Menanggapi hal ini,‎ Pengamat Kebijakan Publik dari Budgeting
Metropolitan Watch ( BMW) Amir Hamzah ‎mengku tidak habis pikir kenapa
seorang Kartini Muljadi mau menerima uang yang jauh lebih kecil dari
yang semestinya.
“Kalau sakarang Kartini mengaku hanya menerima Rp 355 Miliar, terus
yang 400 itu ‘nyangkut’ dimana? Kenapa ‎juga Kartini mau menerima duit
itu?,” kata Amir penasaran.‎
“Jika betul Kartini hanya menerima segitu, besar kemungkinan karena
sudah ada perjanjian dibawah tangan‎ antara Ahok dan Kartini,” ‎beber
Amir.
Kemungkinan tersebut, menurut Amir, juga diamini dengan fakta
keterlibatan adik Gubernur DKIBasuki Tjahaja Purnama (Ahok) yakni Fifi
Lety, yang sempat terlibat atau ditunjuk sebagai notaris dalam pembelian
lahan Rumah Sakit Sumber Waras.‎
“Disinilah kemungkinan keter‎libatan adik Ahok, meskipun kemudian
katanya diganti dengan notaris senior Tri Firdaus,”‎ ungkap Amir.
Diketahui, Direktur Umum RS Sumber Waras, Abraham Tejanegara beberapa
waktu mengakui jika awalnya memang nama Fifi sempat diajukan dalam
pembelian lahan tersebut, namun tidak sampai pada pembelian.
Mereka akhirnya menunjuk notaris Tri Firdaus untuk menangani pembelian lahan tersebut.‎
Karena itu, Amir‎ berharap agar Kartini Muljadi mau buka-bukaan
terkait apa yang sesungguhnya terjadi dibalik transaksi tersebut.
“Saya kira Kartini bisa menjadi ‘Justice Collaborator’ dalam kasus
Sumber Waras. Lumayan kan, nanti bisa sedikit meringankan hukuman dia,‎”
terang Amir.

Sebelumnya, hal serupa juga disampaikan Mantan
Staff Khusus Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Andi Arief yang selama ini
cukup getol memberikan informasi terkait dengan korupsi yang terjadi di
Sumber Waras.

Melalui akunnya @AndiArief_AA Andi berharap jika Kartini bisa menjadi
seorang “Kartini”, pahlawan nasional wanita Indonesia, yang telah
berkorban demi pendidikan untuk para wanita.
“Bagus juga Kartini jadi Justice COL, biar semua terang seterang
Purnama. Mengembalikan yang dia terima, bukan nilai yang tertera,
(kwitansi),” tulis Andi Arief.
Namun Andi Arief yang selama ini mengakui dalam beberapa postingannya
jika dirinya sering mendapatkan laporan perkembangan kasus Sumber Waras
dari ‘dalam’ KPK, sesuai dengan hasil pemeriksaan Kartini Muljadi di
KPK jika jumlah yang diterima Kartini justru tidak sebesar jumlah yang
di kwitansi.‎
Kita tunggu hasil pemeriksaan dari KPK soal pengakuan Kartini Muljadi yang juga pernah disampaikan ke DPRD DKI Jakarta.
“Saat ditemui pansus DPRD, Kartini Muljadi sampaikan nominal berapa
yang dia terima dari penjualan lahan RSSW, itu cerita H. Lulung kepada
saya,” tulis @AndiArief_AA. 
Ahok! Kemana Uang 400 M untuk Beli RS Sumber Waras? | Si Boy | 4.5
Leave a Reply