“Jangan sakiti hati rakyat!”, Panglima TNI Diminta Larang Prajuritnya Ikut Penggusuran

By On Saturday, April 23rd, 2016 Categories : Serba-Serbi
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo (kanan)
Catatan si Boy – Tokoh nasional Hatta Taliwang meminta
agar Panglima TNI Gatot tidak mengizinkan anak buahnya dijadikan alat
untuk menakut-nakuti rakyat.‎ 
Saya setuju supaya TNI jangan dijadikan alat penggusuran. Semua sudah punya tugas dan fungsinya. TNI bertugas untuk menjaga kedaulatan negara. Apa yang dilakukan TNI atas perintah Ahok sangat melukai hati rakyat. Ini dapat diterjemahkan sebagai penabrakan TNI yang sudah dicintai rakyat dengan rakyat itu sendiri. 

Baca juga Pesan Berantai Ahok Akan Jadi Tersangka Sumber Waras

Menurutnya, Panglima TNI tidak boleh mendiamkan aksi brutal Gubernur DKI
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang kerap melibatkan TNI/Polri dalam
setiap penggusuran. Langkah tersebut dinilai sebagai upaya
mengintimidasi atau menakut-nakuti rakyat.‎
‎‎
“Panglima TNI harus melindungi rakyat. Jangan sakiti hati rakyat.‎ Ini
harus menjadi perhatian Panglima TNI, mungkin anak buahnya hanya
menjalankan perintah,” kata Hatta saat menyampaikan orasi di depan
masjid Luar Batang, Jakarta, Rabu (20/4/2016).
Dalam orasinya, Hatta ‎juga membacakan 8 poin kode etik TNI. Pembacaan
ini bertujuan  mengingatkan agar TNI kembali ke khittahnya, yaitu
mengamankan NKRI dari serangan luar‎. Bukan untuk menyerbu warga miskin.
Dalam kesempatan ini, Hatta juga mengaku bersyukur karena TNI/Polri
sudah menunjukkan gelagat baiknya. Karena TNI/Polri akan ikut mengirim
tenda dan selimut untuk ‎korban penggusuran kampung Akuarium Pasar Ikan.
 

“Saya denger, Polri dan TNI akan ikut menyumbang tenda untuk warga‎ yang
terlantar akibat penggusuran kampung Akuarium Pasar Ikan,” tegasnya.

 
Sumber: posmetro.info

Incoming search terms:

|, jangan sakiti hati rakyat|
“Jangan sakiti hati rakyat!”, Panglima TNI Diminta Larang Prajuritnya Ikut Penggusuran | Si Boy | 4.5
Leave a Reply