Misteri Unsur Korupsi di Proyek Reklamasi Teluk Jakarta Part 3

By On Wednesday, April 20th, 2016 Categories : Serba-Serbi
Bab ketentuan peralihan di pasal 32 ayat 2 Perpres nomor 122

Dari republika.co.id yang ditulis Oleh Abdullah Sammy.
 
Sejatinya dalam Perpres nomor 122 tahun 2012 ada beberapa aturan yang
terang-terang diterabas Ahok. Salah satunya adalah keputusannya
memperpanjang izin prinsip reklamasi pada tahun 2014.
Memang,
izin prinsip reklamasi awalnya dikeluarkan Gubernur Fauzi Bowo (Foke)
pada September 2012 dan berakhir pada 2014. Izin yang dikeluarkan Foke
itu terbit dua bulan sebelum Perpres nomor 122 keluar pada Desember
2012.
Pada bab ketentuan peralihan di pasal 32 ayat 2 Perpres
nomor 122 menegaskan tak ada mekanisme perpanjangan izin reklamasi yang
mengacu pada produk aturan lama. Isi pasal itu berbunyi, ‘Izin lokasi
reklamasi dan izin pelaksanaan reklamasi yang telah diterbitkan sebelum
ditetapkannya Peraturan Presiden ini dinyatakan tetap berlaku SAMPAI
DENGAN jangka waktu izin berakhir.’
Izin prinsip Foke yang
nyatanya telah berakhir nyatanya malah diperpanjang Ahok. Padahal
ketentuan perpres justru mengamanatkan izin Foke hanya berlaku hingga
masa berlakunya berakhir, atau pada 2014. Setelah izin prinsip berakhir,
Perpres nomor 122 tahun 2012 wajib mengikat pada proyek reklamasi
warisan Foke itu. Tapi Ahok malah memilih menerabas aturan itu dan kukuh
memperpanjang izin prinsip yang bersandar pada payung aturan tahun
1995.

*** -1-  -2-  -3-  -4-  -5-  -6- ***

Misteri Unsur Korupsi di Proyek Reklamasi Teluk Jakarta Part 3 | Si Boy | 4.5
Leave a Reply