Nelayan Tunjukkan Bukti Ahok Berbohong!

By On Tuesday, April 19th, 2016 Categories : Serba-Serbi
Tiga Nelayan Ini Tunjukkan Bukti Ahok Berbohong?
Ribuan nelayan bersama LSM melakukan aksi simbolis dengan menyegel pulau
G proyek reklamasi di kawasan Muara Angke, Jakarta Utara, Ahad (17/4).
(Republika/Yasin Habibi)
Catatan si Boy – Ahok, banyak yang berfikir bahwa Ahok ini adalah oorang yang baru saja menginjakkan kakinya di Jakarta tapi malah berani menggusur pribumi yang sudah jauh berpuluh-puluh tahun hidup di sana. Ibarat anak memakan ibunya. 
Diberitakan dalam republika.co.id bahwa Para nelayan dari Muara Angke mendatangi lokasi Pulau G yang berada
di lepas pantai Jakarta Utara pada Ahad, kemarin. Mereka menggelar aksi
penyegelan terhadap pulau buatan tersebut sebagai bentuk penolakan
atas proyek reklamasi Teluk Jakarta.
Namun, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok
mengatakan, aksi penyegelan Pulau G itu bukan dilakukan oleh nelayan
sungguhan. Ia berdalih kondisi perairan di Teluk Jakarta sudah kotor,
sehingga tidak mungkin ada nelayan yang menangkap ikan di kawasan itu.

Komentar
Ahok tersebut membuat para nelayan yang terlibat dalam aksi hari ini
meradang. “Kami sudah berpuluh-puluh tahun menekuni profesi sebagai
nelayan Teluk Jakarta. Sekarang Ahok dengan gampangnya menyebut kami
bukan nelayan sungguhan. Apa maksudnya ini?” kata salah satu nelayan
Muara Angke, Ismail Daeng Situru (66 tahun) saat berbincang dengan Republika.co.id, Ahad (17/4).

Menurut
dia, Ahok telah menyebarkan kebohongan dengan mengumbar informasi yang
tidak benar terkait identitas para nelayan di pesisir utara Jakarta.
Ia menilai bekas bupati Belitung Timur itu tengah berusaha melancarkan
opini yang menyesatkan kepada publik, terutama warga Jakarta.

Ismail
sendiri mengaku sudah menjadi nelayan di Muara Angke dari tahun 1979.
“Ahok jangan terus-terusan membohongi rakyat. Silakan cek KTP kami,
baca baik-baik data pekerjaan kami yang tertera di situ,” ucap pria
itu.

Nelayan peserta aksi penyegelan Pulau G lainnya, Haji
Sohari (52) menuturkan, ia sudah melaut di Teluk Jakarta sejak usia 17
tahun. Begitu juga dengan Khafidin (40), ia mengaku telah menekuni
profesi nelayan di Muara Angke selama 26 tahun.

Ketika Republika.co.id meminta
Ismail, Sohari, dan Khafidin menunjukkan KTP mereka sebagai bukti. Di
kolom pekerjaan pada kartu identitas tersebut memang dituliskan dengan
jelas bahwa profesi mereka adalah nelayan/perikanan. Fakta itu
sekaligus membantah tuduhan Ahok yang menyebut mereka bukan nelayan
sungguhan.

Nelayan Tunjukkan Bukti Ahok Berbohong! | Si Boy | 4.5
Leave a Reply