Terungkap! Ternyata Abu Bakar Ba’asyir Turut Membantu Pembebasan Meutya Hafid Lepas dari Sanderaan

By On Sunday, April 17th, 2016 Categories : Serba-Serbi

Catatan si Boy – Mungkin tidak banyak yang tahu bahwa yang membantu Reporter Metro TV Meutya Hafid dan Budiyanto lepas dari sandera Jaisyul Mujahidin di Irak tahun 2005 yang lalu adalah Abu Bakar Ba’syir. Hal ini terungkap dari tulisan Meutya Hafid sendiri dalam bukunya yang berjudul ‘168 Jam dalam
Sandera, Memoar Seorang Jurnalis Indonesia yang disandera di Irak’. 
Sebagaimana yang diberitakan oleh portalpiyungan.com:
Dua tahun pasca agresi militer Amerika Serikat atas Irak meletus,
wartawan Metro TV, Meutya Hafid dan kamerawan Budiyanto melakukan
peliputan ke daerah konflik. Tanpa diduga, mereka disandera oleh
mujahidin yang menamakan diri Jaisyul Mujahidin di Irak, sejak 15
Februari 2005.

Tahukah kita, siapa diantara tokoh yang turut serta mengupayakan
pembebasan kedua WNI tersebut? Salah satunya adalah Ustadz Abu Bakar
Ba’asyir.

Meutya Hafid sendiri dalam buku yang ditulisnya, berjudul “168 Jam dalam
Sandera, Memoar Seorang Jurnalis Indonesia yang disandera di Irak”
mengabadikan goresan pena Ustadz Abu Bakar Ba’asyir di buku tersebut.

Media massa pun ikut mempublikasikan ucapan terima kasih pihak keluarga Meutya Hafid yang disampaikan ibundanya, Metty Hafid.

Ustadz Abdul Rochim Ba’asyir, putra bungsu Ustadz Ba’asyir, membenarkan
hal tersebut. Ia pun kagum dengan ayahandanya yang begitu ikhlas
membantu sesama.

Ia menceritakan, saat itu Ustadz Abu Bakar Ba’asyir diminta untuk
memberikan imbauan agar para mujahidin di Irak, membebaskan dua wartawan
Metro TV, Meutya Hafid dan Budiyanto.
 

Incoming search terms:

|, meutya hafid, , meutya hafid disandera, , pembebasan reporter metro tv dari irak 2005|
Terungkap! Ternyata Abu Bakar Ba’asyir Turut Membantu Pembebasan Meutya Hafid Lepas dari Sanderaan | Si Boy | 4.5
Leave a Reply