Inilah Semasa Hidup Dosen yang Dibunuh Mahasiswa. Disegani karena Disiplin Tinggi

By On Tuesday, May 3rd, 2016 Categories : Serba-Serbi
Foto Dosen yang Dibunuh Mahasiswa
Nur Ain Lubis, dosen Fakultas Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (kiri), berpose bersama
mahasiswinya, seperti ditayangkan oleh Tribun Medan.
Catatan si Boy – Kabar pembunuhan Nur Ain Lubis,
dosen Fakultas Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas
Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), oleh mahasiswanya mengejutkan banyak
pihak.
Dia diduga dibunuh setelah cekcok soal skripsi dan nilai akademik dengan Roymando Sah Siregar.
M Azhari Tanjung yang kini berprofesi sebagai jurnalis merupakan
mantan mahasiswa Nur Ain di UMSU. Baginya, Nur Ain sangat berkesan.
Selain karena pernah diajar dalam mata kuliah Pengantar Pendidikan,
Belajar Pembelajaran dan Profesi Kependidikan, dosen itu yang
menandatangani ijazahnya saat lulus.

Baca juga Inilah Kronologi Pembunuhan Dosen UMSU oleh Mahasiswa karena Dendam


Menurut Azhari, perempuan
yang akrab disapa Bu Ain itu adalah sosok dosen yang disegani di UMSU.
Dia dikenal rendah hati, tetapi juga tegas kepada para mahasiswanya.

Sosok
Ain juga terbilang “ditakuti” oleh mahasiswi Fakultas Ilmu Keguruan dan
Ilmu Pendidikan UMSU. Pasalnya, saat Ain memberikan kuliah, para
mahasiswi yang biasanya menggunakan celana jins harus membawa rok
cadangan.

Sebelum masuk ke dalam kelas, para mahasiswi mampir ke
kamar mandi untuk mengganti celana jins dengan rok panjang agar
diizinkan masuk ke kelas oleh Ain.

“Dia (Bu Ain) memang kerap marah kepada mahasiswinya bila menggunakan
celana jins. Bu Ain beralasan, bila nanti menjadi guru, para
mahasiswinya tersebut tidak bisa mengajar dengan menggunakan celana
jins,” tutur Azhari.

“Kalau mau menjadi seorang guru, pertama,
biasakanlah penampilan seorang guru, dan menjadi guru itu tidaklah
mudah,” tambah Azhari menirukan ucapan Ain pada masa itu.

Dalam
mengajar, Ain lebih sering menggunakan teknik diskusi setelah
menjelaskan mata kuliahnya. Bahkan, dia tak segan-segan menghukum
mahasiswanya bila berbuat salah di kelas.

Menurut Azhari pula,
para mahasiswa juga agak gentar ketika berhadapan dengan Ain jika mereka
hendak mendiskusikan mata kuliahnya, tetapi tidak menguasai materinya.

“Saya
sendiri saat kuliah beberapa waktu lalu memang hampir setiap hari
bertemu dengan Bu Ain. Terlebih lagi, saat itu saya juga menjadi relator
(ketua kelas). Bu Ain sering meminta saya untuk memfotokopi bahan-bahan
mata kuliahnya sebelum masuk kelas. Selain itu, dalam soal
menandatangani berkas, Bu Ain termasuk orang yang gampang untuk ditemui.
Ia selalu membuka pintunya lebar-lebar kepada mahasiswanya
untuk menandatangani berkas untuk meja hijau dan segala macam
administrasi,” kata Azhari.

Sumber: kompas.com
Inilah Semasa Hidup Dosen yang Dibunuh Mahasiswa. Disegani karena Disiplin Tinggi | Si Boy | 4.5
Leave a Reply