Sadis! Hasil Autopsi 90% Gagang Cangkul Masuk ke Alat Vital Eno

By On Tuesday, May 17th, 2016 Categories : Serba-Serbi
Catatan si Boy – Lagi! kasus permerkosaan dan pembunuhan sadis terjadi di negeri ini. Kali ini terjadi pada Eno Farihah. Sudah saatnya ketegasan hukum di Indonesia untuk menghukum berat untuk para penjahata jenis ini. Sangat tidak berperikemanusiaan. Hukuman jenis kejahatan ini meskipun dihukum 50 tahun penjara pun rasanya belum setimpal dan tidak akan menimbulkan efek jera bagi penjahat kelamin lainya. Segera harus diberikan hukuman ekstra. Hukum mati atau sekurang-kurangnya hukuman seumur hidup plus dikebiri. Ini termasuk kejahatan luar biasa dan pelaku harus dihukum seberat-beratnya, meskipun pelakunya masih tergolong di bawah umur. Jangan sampai ada korban-korban berikutnya lagi.

Inilah Hasil Otopsi Jasad Eno korban perkosaan dan pembunuhan sadis


Polda Metro Jaya menyebut hasil autopsi terhadap jasad Eno Farihah sangat mengerikan. Eno menderita luka sangat parah akibat organ vitalnya dimasukkan cangkul oleh para pelaku pembunuhan sadis tersebut.

Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Krishna Murti mengungkapkan, berdasarkan hasil autopsi luka yang dialami Enno sangat parah. Pada pemeriksaan luar, ditemukan luka terbuka pada pipi kanan, memar pada bibir atas dan bawah, luka lecet pada leher, luka terbuka dan pendarahan pada kelamin korban akibat benda tumpul, luka lecet dada kiri kanan, serta luka gigitan di bagian dada korban.

Tak itu saja, luka dalam pun lebih parah karena tulang leher gadis cantik tersebut patah dihantam gagang cangkul. Kemudian, luka pipi dan rahang korban akibat ditusuk garpu.

“Hasil autopsi menyebutkan terdapat luka robek di bagian hati sampai ke atas paru-paru, dan luka pada rongga dada. Luka ini diakibatkan 90% gagang cangkul masuk ke organ vital korban, pendarahan rongga dada 200 cc serta rongga perut 300 cc,” ungkap Krishna Murti kepada wartawa di Polda Metro Jaya, Selasa (17/5/2016).

Krishna Murti menambahkan, berdasarkan visum saat dicangkul oleh tersangka RAR alias Arif, RAI alias Alim, dan IH alias Imam korban masih dalam kondisi hidup. Berdasarkan olah TKP gabungan dari Polsek Tekuk Naga, Polres Kota Tangerang, dan Polda Metro Jaya ditemukan sejumlah barang bukti berupa jejak kaki yang signifikan, bekas DNA, handphone, cangkul, pakaian, dan garpu. (Sumber: okezone.com)

Sadis! Hasil Autopsi 90% Gagang Cangkul Masuk ke Alat Vital Eno | Si Boy | 4.5
Leave a Reply