Perjalanan Hidup Muhammad Ali dan Islam

By On Saturday, June 4th, 2016 Categories : Serba-Serbi
Foto Muhammad Ali Waktu Muda
Catatan si BoyLeganda tinju dunia Muhammad Ali telah wafat pada hari ini tanggal 3 Juni 2016 di Phoenix, Arizona, Amerika Serikat. Disamping sebagai legenda tinju dunia, salah satu yang paling menarik dari Muhammad Ali adalah tentang perjalanan hidupnya dalam memeluk Agama Islam
Nama Cassius Marcellus Clay Jr., mungkin terdengar asing di telinga
penikmat tinju dunia. Lain halnya ketika menyebut Muhammad Ali karena
tentu banyak orang yang mengenalnya, karena legendaris tinju kelas berat
itu mengubah namanya setelah dia memutuskan memeluk Islam pada 1975.

Ali
merupakan atlet yang paling menonjol di eranya. Meski beragama Islam,
dia mampu merebut hati publik Amerika Serikat lewat permainan kata dan
kemampuan tinju tertingginya. Pria yang lahir di Louisville, Kentucky,
AS, pada 17 Januari 1942 itu, pernah aktif dalam Gerakan Hak Sipil dan
bergabung dengan Nation of Islam.

Dia sangat lantang menentang
perang Vietnam, dan pernah dilarang bertinju selama tiga tahun pada
1967, karena keyakinannya itu dan penolakannya untuk bergabung dengan
Angkatan Darat. Semasa aktif bertinju, Ali berhasil mempersembahkan emas
Olimpiade Roma 1960 untuk negaranya, AS.

Dan salah satu tokoh
muslim dari Nation of Islam (NOI), Elijah Muhammad, memberikan nama
Muhammad Ali. Dikutip dari berbagai sumber, Sabtu (4/6/2016), selama
tiga tahun sebelum pertarungannya untuk memperebutkan gelar juara dunia
kelas berat dengan Sonny Liston, dia telah menghadiri
pertemuan-pertemuan yang diadakan oleh NOI.

Kehadiran Ali
diberitakan oleh koran Daily Nezus di Philadelphia pada September 1963.
Pada Januari 1964, dia membuat sensasi besar dengan berbicara di sebuah
rapat Muslim di New York. Beberapa minggu kemudian, ayahnya mengatakan
bahwa Clay (Ali) telah bergabung dengan NOI.

Kendati demikian,
Ali belum memberikan pernyataan publik tentang keikutsertaannya dalam
NOI. Tetapi, dia sibuk mempelajari Islam di bawah bimbingan Kapten Sam
Saxon (sekarang Abdul Rahman) yang dijumpai Clay di Miami pada 1961. Ia
juga merenungkan ajaran-ajaran Elijah Muhammad dan membaca surat kabar
yang diterbitkan NOI.

Singkat kata, secara keseluruhan, Ali
tercatat telah melakoni 61 pertarungan tinju profesional, dengan  hasil
56 kemenangan (37KO) dan 5 kekalahan. Tepat hari ini, penikmat tinju di
seluruh dunia sedang bersedih mengetahui Muhammad Ali meninggal dunia di
Rumah Sakit Phoenix, Arizona, Amerika Serikat (AS), setelah dua hari
berjuang dari penyakit gangguan pernapasan.

Rencananya pemakaman sang legenda tinju dunia akan digelar di kampung halamannya di Louisville, Kentucky, AS.

Biodata Muhammad Ali:

Nama: Muhammad Ali (sebelumnya Cassius Marcellus Clay Junior)
Lahir: 17 Januari 1942 di Louisville, Kentucky, Amerika Serikat

Pernyataan unik Muhammad Ali semasa hidup:

1.
Saya sudah bergulat dengan buaya, bergumul dengan ikan paus, minggu
lalu saya membunuh sebuah batu karang, melukai sebuah batu, mengirim
batu bata ke rumah sakit. Saya begitu berarti, saya membuat obat untuk
menyakiti.
2. Jika dalam mimpi Anda memukuli saya, sebaiknya Anda bangun dan meminta maaf. (Sumber: sindonews.com)
Kini sang legenda tersebut telah tiada. Selamat jalan Sang Legenda Tinju Dunia!
Perjalanan Hidup Muhammad Ali dan Islam | Si Boy | 4.5
Leave a Reply